Nama Anggota :
Anisa Alyela
19513947
·
Dima Septiana Putri
12513466
·
Hasna Putri anggraini
13513977
·
Nadya Laksmitha D.W
16513296
·
Silvi Rahmadianti
18513486
Kelas:
3PA02
Tepat pada saat ia sangat membutuhkan uang banyak, akun game online-nya ditutup karena dianggap telah melanggar kebijakan game online tersebut, yang digunakan untuk tujuan komersil.Tob memang keras kepala. Tak mudah menyerah, Ia lalu mencoba berjualan DVD player yang dibelinya sebanyak 50 unit. Malangnya, DVD player itu rusak semua.Tob telah ditipu mentah-mentah. Ia lantas menjual kalung emasnya agar bisa masuk universitas swasta. Tetapi, karena di pikirannya hanya ada keinginan untuk mendapatkan uang lewat bisnis, ia pun sering bolos untuk mencari peluang usaha. Ia hanya menghadiri mata kuliah bisnis dan meninggalkan sebuah tape recorder untuk merekam ceramah dosennya.Tob melihat peluang baru saat berkunjung ke pameran makanan, yaitu berjualan kacang goreng. Ia menyewa mesin pembuat kacang goreng dan mencari lokasi berjualan yang tepat di mall.
Pamannya lah yang selalu membantu dan mendukung usahanya untuk menjadi pengusaha. Ternyata berjualan kacang tidak semudah yang ia bayangkan. Hari pertama berjualan, Tob dan pamannya tidak berhasil menjual satu kacang pun. Tob lantas melakukan survey tempat dan cara bagaimana agar penjualannya meningkat. Ia masuk ke pasar dan melihat bagaimana orang berjualan, lalu mencatat hal-hal yang menurutnya bisa mendongkrak penjualannya. Setelah pindah lokasi, Tob dan pamannya berhasil mendapatkan banyak baht dari penjualan kacang goreng. Ia pun membuka beberapa cabang lokasi di mall.
Sayangnya, keberuntungan
tidak selalu singgah di bisnis Tob. Beberapa hari kemudian, bisnis kacang
gorengnya ditutup paksa oleh pihak mall karena asap gorengan dari mesin pembuat
kacang itu telah mengotori atap mall.Suatu hari, rumah Tob disita karena ayahnya
bangkrut dan memiliki utang 40 juta baht. Mereka terpaksa pindah ke Cina,
tetapi Tob tidak mau ikut orangtuanya. Ia sangat terpukul dan bingung. Ia tidak
tahu harus bagaimana lagi mencari uang untuk membantu ayahnya.
Sampai suatu ketika pacarnya membawakan setoples camilan rumput laut yang rasanya enak sekali. Camilan sejenis itu belum ada di kotanya. Dari sanalah muncul ide Tob untuk mencoba peluang usaha camilan rumput laut. Bersama pamannya, Tob mulai mencoba menggoreng rumput laut satu demi satu, tapi rasanya sangat pahit. Berkardus-kardus rumput laut telah habis, namun mereka masih belum menemukan cara bagaimana menggoreng rumput laut agar tidak pahit.Pada suatu malam, paman Tob terjatuh dan kepalanya luka. Tob menemukan pamannya telah pingsan lalu membawanya ke rumah sakit. Beruntung bagi Tob, akibat kejadian itu, ia berhasil menemukan cara agar rumput lautnya tidak pahit saat digoreng. Secercah harapan muncul. Ia menamakan produknya “Tao Kae Noi” yang artinya pengusaha muda. Mereka berhasil menjual banyak camilan rumput laut dan menghasilkan banyak uang. Untuk menghasilkan uang lebih banyak, Tob berencana memasarkan produknya lewat 7-Eleven.
Kedatangannya pertama kali, produknya ditolak karena tidak layak jual. Tak menyerah begitu saja, Tob lalu mencoba mengubah kemasan camilannya menjadi lebih menarik. Ia datang lagi ke kantor 7-Eleven untuk menemui manajernya. Setelah menunggu lama, Tob tetap tidak berhasil bertemu sang manajer. Ia pun meninggalkan contoh produknya di lift. Dari sanalah cahaya harapan Tob mulai bersinar. Produknya ditemukan oleh manajer 7-Eleven dan berhasil memenuhi syarat layak jual.Perjuangan Tob belum selesai. Agar bisa masuk di 7-Eleven, Tob harus memenuhi jumlah produksi yang ditetapkan sebagai syarat masuk, yaitu 72.000 kemasan untuk dikirim ke 6000 cabang 7-Eleven. Artinya, Tob harus memiliki pabrik untuk mencapai angka tersebut. Terbentur modal, ia mengajukan kredit ke bank, namun ditolak. Tob hampir putus asa. Ia telah kehilangan semua yang dimilikinya termasuk mobil, komputer, bahkan keluarganya.
Definisi Motivasi
- Motivasi adalah suatu perubahan
energi dalam diri (pribadi) seseorang yang ditandai dengan timbulnya
perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. (Mr. Donald : 1950).
- Motivasi adalah suatu proses
untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan / tingkah laku untuk
memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan / keadaan dan kesiapan dalam
diri individu yang
mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan.
(Drs. Moh. Uzer Usman : 2000)
- Motivasi adalah kekuatan
tersembunyi di dalam diri kita yang mendorong kita untuk berkelakuan dan
bertindak dengan cara yang khas (Davies, Ivor K : 1986)
- Motivasi adalah usaha – usaha
untuk menyediakan kondisi – kondisi sehingga anak itu mau melakukan
sesuatu (Prof. Drs. Nasution : 1995)
- Robbins dan Judge (2007) mendefinisikan motivasi sebagai
proses yang menjelaskan intensitas, arah dan ketekunan usaha untuk
mencapai suatu tujuan.
- Samsudin (2005) memberikan
pengertian bahwa yang dimaksud dengan motivasi sebagai proses mempengaruhi
atau mendorong dari luar terhadap seseorang atau kelompok kerja agar
mereka mau melaksanakan sesuatu yang telah ditetapkan.
- Motivasi juga dapat diartikan
sebagai dorongan (driving force) dimaksudkan sebagai desakan yang alami
untuk memuaskan dan memperahankan kehidupan.
- Mangkunegara (2005,61)
menyatakan : “motivasi terbentuk dari sikap (attitude) karyawan dalam
menghadapi situasi kerja di perusahaan (situation). Motivasi merupakan
kondisi atau energi yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau
tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan. Sikap mental karyawan
yang pro dan positif terhadap situasi kerja itulah yang memperkuat
motivasi kerjanya untuk mencapai kinerja maksimal”.
KESIMPULAN:
Perasaan yang timbul
dari dalam diri untuk mencapai tujuan, yang mendorong tingkah lakunya untuk
berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan, yang membuat kita bertindak dengan cara
khas, dan desakan yang alami untuk memuaskan dan memperahankan kehidupan.
Teory Motivasi:
Pull Teory (menarik/insentiv) Artinya sesuatu yang ada diluar individu yang membuatnya tertarik sehingga berperilaku tertentu. motivasi nampaknya lebih merupakan masalah insentif yang diharapkan seperti gaji, bonus Ex : di rumah panas, di mall lebih dingin dan dia ingin dingin maka dia akan pergi ke mall untuk mendapatkan kenyamanannya (suasana yang dingin dan intensiv).
Push Teory
(mendorong/drive) Artinya apa yang
ada di dalam dirinya sendiri yang mendorongnya untuk berperilaku. Yang banyak
dipakai disini adalah ‘need’. Apabila dia butuh sosial yang tinggi dia
akan sering bertemu dengan orang. Ingin berinteraksi dia berbuat tertentu untuk
berprestasi. Perilaku di dorong ke
arah tujuan oleh keadaan-keadaan yang mendorong dalam diri seseorang atau
binatang.
Analisis Film Sesuai
Teori
Pull
Theory (menarik/insentiv)
Saat itu Tob berada di
bangku sekolah, dan selepas pulang sekolah Tob selalu bermain game online.
Sampai akhirnya Tob mendapati pedang di game online tersebut dihargai mahal
oleh lawan mainnya, Tob tersadar bahwa game online ini manghasilkan banyak
uang, akhirnya Tob membeli banyak komputer dan memainkan game online di setiap
komputernya. Tob mendapatkan banyak uang sampai Top dapat membeli sebuah mobil,
hingga suatu ketika game online tersebut mati secara mendadak dan sehingga Tob
memilirkan lagi akan melakukan usaha apa. Tob akhirnya mencoba berjualan kacang
goreng dan dapat ia pasarkan di dalam mall.
Push Teory (mendorong/drive)
Orang tua Tob mengalami
kebangrutan, lalu orang tunya memutuskan pergi ke cina untuk menemui serta
tinggal bersama kakak Tob yang berada disana. Tob tidak ingin ikut bersama
orang tuanya karena dia percaya bahwa ia bisa menghasilkan uang dan memulangkan
orang tuanya kembali ke Thailand. Hal tersebut membuat Top termotivasi dan
berusaha keras untuk mencari uang dengan usaha mencoba peluang usaha
camilan rumput laut. Bersama pamannya untuk dipasarkan Tob berusaha mencoba dan
mecoba dalam kegagalannya dengan berbagai usaha hingga akhirnya
produk rumput laut Tob di terima oleh perusahaan 7-Eleven.
Trailler
Film Film The
Billionaire
Daftar Pustaka:
Dwi Riyanti, B.P (1998).
Psikologi Umum 2 Seri Diktat Kuliah. Depok: Universitas Gunadarma
Irianto, Anton.
2005. Born
to Win Kunci sukses yg tak pernah gagal. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

















