Minggu, 10 Januari 2016

Analisis Jurnal Kepuasan Kerja

Diposting oleh Hasna putri anggraini di 06.58
Kelompok         :  Mawar

Nama Anggota : 
  • Anisa Alyela                            19513947 
  • Dima Septiana Putri                12513466 
  • Hasna Putri anggraini              13513977 
  • Nadya Laksmitha D.W            16513296 
  • Silvi Rahmadianti                    18513486
Kelas:   3PA02




Judul       :  PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KUALITAS LAYANAN
Jurnal                           : Jurnal Manajemen Strategi Bisnis dan Kewirausahaan
Volume & Halaman    : Vol.8, 68-80
Tahun                          : Februari 2014
Penulis                         : Ni Made Dwi Puspitawati &  I Gede Riana


1. LATAR BELAKANG
Menurut Suwatno dan Priansa (2011), kepuasan kerja (job satisfaction) adalah cara individu merasakan pekerjaannya yang dihasilkan dari sikap individu tersebut terhadap berbagai aspek yang terkandung di dalam pekerjaan. Luthans (2006) menyatakan bahwa kepuasan kerja adalah hasil dari persepsi karyawan mengenai seberapa baik pekerjaan mereka memberikan hal yang dianggap penting. Kepuasan kerja merupakan suatu perasaan positif tentang pekerjaan seseorang yang merupakan hasil dari evaluasi karakteristiknya (Robbins dan Judge, 2008).
Robbins dan Judge (2008) menyatakan bahwa komitmen organisasi (organizational commitment) merupakan suatu keadaan dimana seorang karyawan memihak terhadap tujuantujuan organisasi serta memiliki keinginan untuk mempertahankan keanggotaannya dalam organisasi tersebut.
Mathis dan Jackson (2011) menyatakan bahwa kualitas merupakan salah satu elemen dari kinerja (performance) yang dapat mengukur pekerjaan tersebut, seperti pekerjaan seorang dosen perguruan tinggi mungkin meliputi kriteria pekerjaan mengajar, riset dan pelayanan. Menurut Schuler dan Jackson (1997), kualitas atau mutu berarti memberikan produk dan pelayanan yang konsisten dan berkelanjutan sesuai dengan dimensi kualitas.

2. TUJUAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional dan kualitas layanan pekerja Hotel Bali Hyatt Sanur.

3. METODE
Berdasarkan perhitungan rumus Slovin ditentukan jumlah sampelnya adalah 166 orang. Proporsi pengambilan sampel di setiap bagian berdasarkan teknik proportional random sampling. Tabel 1 memperlihatkan populasi dan sampel karyawan Bali Hyatt Hotel.
Penelitian ini menggunakan teknik confirmatory factor analysis (CFA) dan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan program SPSS (statistical package for social science). CFA ditujukan untuk mengestimasi measurement model, menguji unidimensionalitas dari konstruk–konstruk eksogen dan endogen sedangkan analisis jalur (path analysis) digunakan untuk menemukan penjelasan mengenai pola–pola hubungan antar variabel yang diteliti, kemudian ditampilkan dalam bentuk gambar (path diagram). Penelitian ini dilakukan pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional dan kualitas layanan di Hotel Bali Hyatt Sanur dengan menerapkan teori dan konsep yang berhubungan dengan kepuasan kerja, komitmen organisasional dan kualitas layanan.

4. HASIL
a. Pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional
Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai t hitung 9,917 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 atau 0,000 ≤ 0,05 maka koefisien analisis jalur adalah signifikan. Jadi, kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas layanan. Berpengaruh positif signifikan dapat diartikan bahwa apabila karyawan merasa puas terhadap pekerjaan maka mereka akan lebih berkomitmen pada perusahaan.

b. Pengaruh kepuasan kerja terhadap kualitas layanan
Hasil perhitungan pada menunjukkan nilai t hitung 7,925 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 atau 0,000 ≤ 0,05 maka koefisien analisis jalur adalah signifikan. Jadi, kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas layanan. Berpengaruh positif signifikan dapat diartikan bahwa apabila kepuasan kerja diberikan dengan baik maka kualitas layanan akan meningkat.

c. Pengaruh komitmen organisasional terhadap kualitas layanan
Hasil perhitungan pada menunjukkan nilai t hitung 6,866 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari probabilitas atau 0,000 ≤ 0,05 maka koefisien analisis jalur adalah signifikan. Jadi, komitmen organisasional berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas layanan. Berpengaruh positif signifikan dapat diartikan bahwa apabila karyawan memiliki komitmen organisasional yang tinggi pada perusahaan maka akan dapat meningkatkan kualitas layanan yang diberikan.

5. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan analisis jalur (path analysis) diperoleh beberapa simpulan diantaranya kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap komitmen organisasional, kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas layanan, komitmen organisasional berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas layanan.


DAFTAR PUSTAKA

Puspitawati, N.M.D., & Riana, I.G. (2014). Pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional dan kualitas layanan. Jurnal Manajemen Strategi Bisnis dan Kewirausahaan, 8, 68-80.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Hasna putri anggraini Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos